Dinamika struktural Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat cabang merupakan cerminan dari kematangan tata kelola organisasi. Hal ini ditegaskan kembali melalui penerbitan Surat Keputusan P.B. Nahdlatul Ulama Nomor: 332/A.II.04.d/02/2014 yang mengesahkan susunan kepengurusan PCNU Kabupaten Lampung Selatan untuk masa khidmat 2013-2018.
SK yang ditandatangani di Jakarta pada 20 Februari 2014 (20 Rabi’utsani 1435 H) ini menjadi pijakan resmi bagi seluruh fungsionaris organisasi dalam menjalankan amanah keumatan. Dokumen ini menjamin kesinambungan gerak organisasi agar tetap selaras dengan garis kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Dalam formasi ini, jajaran Mustasyar diisi oleh barisan ulama dan tokoh senior yang sangat luas, di antaranya Kyai Ahmad Syukron, KH Munandir, KH Nafis Mustofa Ghufron, KH Hamim Fadhil, Kyai Hasbullah, Kyai Tarmuji, Kyai Aulawi Sofyan, Kyai Muntasal, Kyai Muhtar Fauzi, Kyai Isomudin, Kyai Ishak, Kyai Mas’ud, Kyai Zainal Mustofa, Hi. Safsidi, dan KH Abdullah.
Pada jajaran pimpinan tertinggi, Syuriyah dipimpin oleh KH Mundhori Muslim sebagai Rais, didampingi barisan Wakil Rais yang terdiri dari KH Ismail Marzuki, KH Imam Buchori, KH Ahmad Syaifuddin, KH M. Firdaus, Ust. Abdul Adib, Kyai Tholhah, Kyai Syafe’i, Kyai Nurrohman, Kyai Imam Muryani, dan Kyai Ahmad Sukiyat.
Sektor administrasi Syuriyah dikawal oleh Katib Kyai Muhajirin Ahmad dengan dukungan para Wakil Katib: Ust. Nur Hasan, Ust. Samsul Haq, Ust. Munir, Ust. Arif Rifa’i, Ust. Miftahudin, Ust. Imam Zumaro, Ust. Abi Nur Hasan, dan Ust. M. Towil, Mgs.
Guna memperkuat jajaran penasihat organisasi, posisi A’wan dihuni oleh Ust. Ali Dharman, Kyai Fatoni, Kyai Sumanta, Hi. Ansori, Hi. Sufli Sanadi, S.Ag, Hi. M. Husein, SE, Muslihun Badarudin, S.Sos, dan Kyai Badru Surur.
Sementara itu, mandat Tanfidziyah sebagai pelaksana operasional organisasi dipercayakan kepada Hi. Nur Mahfud selaku Ketua. Beliau didukung oleh barisan Wakil Ketua yang solid: Ust. Abdul Majid Ma’ruf, Hi. Bahauddin.NS, Garum. AF, S.Ag, M.Pd, Erwansyah, SH, MH, Ust. Zaini, S.Pd.I, Sayid, S.Ag, M. Dzikro, S.Ag, dan Hi. Sunaryo, SE. Sektor kesekretariatan dipimpin oleh Hasanuddin Errezha, M.Pd.I sebagai Sekretaris, dibantu jajaran Wakil Sekretaris: Ali Bahruddin, S.Pd, Ust. Rahmatullah, S.Pd, Hafidz Masturi, S.Pd, M.Pd, F. Ulum, S.Pd.I, Eli Hidayat, S.Pd, Aris Mustofa, S.Pd.I, Julianto, S.Pd, dan Purwanto, SE. Urusan keuangan dikelola oleh Hi. Zainal Fathoni sebagai Bendahara dengan dukungan Wakil Bendahara: Hi. Jajang Dayat Suhandi, Hi. Muhtar Fauzi, Hi. Nurhuda, dan Hi. Jumali.
Surat keputusan ini disahkan oleh jajaran pimpinan PBNU masa itu: DR. KH. A. Mustofa Bisri (Pejabat Rais Aam), Dr. H.A. Malik Madaniy, MA (Katib Aam), Dr. KH. Said Agil Siroj, MA (Ketua Umum), dan H. Marsudi Syuhud (Sekretaris Jenderal). Pengakuan formal ini menegaskan bahwa PCNU Lampung Selatan terus bergerak dalam satu tarikan napas perjuangan bersama pusat demi kemaslahatan umat dan bangsa.
"Kematangan organisasi tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi dari kemampuannya merajut potensi sumber daya manusia dalam satu ikatan struktural yang kokoh. Menjaga arsip kepengurusan adalah cara kita menghargai setiap butir keringat pengabdian, agar sanad perjuangan ini tetap terjaga kejernihannya dari satu periode ke periode berikutnya."

0 Komentar